ANGIN PUTING BELIUNG PORAK-PORANDAKAN TALANG JAWA DAN PASAR SIMPANG, PEMERINTAH DIANGGAP LAMBAN

ANGIN PUTING BELIUNG PORAK-PORANDAKAN TALANG JAWA DAN PASAR SIMPANG, PEMERINTAH DIANGGAP LAMBAN

OKU Selatan – Bencana angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang Desa Talang Jawa, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan. Terjangan angin kencang itu mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon kelapa dan pohon jengkol.

Tidak hanya di Desa Talang Jawa, dampak bencana juga meluas hingga kawasan Pasar Simpang. Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak berat, sementara tiang listrik roboh dan jaringan kelistrikan terganggu, menambah risiko bagi keselamatan masyarakat.

Berdasarkan pantauan Tim Jurnalis Maestro Indonesia (JMI), kondisi di lapangan masih memprihatinkan. Banyak rumah belum tersentuh penanganan, pohon tumbang masih menutup area pemukiman, serta tiang listrik yang roboh belum dievakuasi.

Ironisnya, di tengah kondisi darurat tersebut, warga mengeluhkan belum adanya langkah konkret dari pihak pemerintah, khususnya di Desa Talang Jawa. Hingga saat ini, penanganan dinilai minim, sementara masyarakat harus bertahan secara mandiri di tengah kerusakan yang terjadi.

“Kami butuh bantuan cepat, bukan sekadar menunggu. Ini sudah darurat,” ungkap salah satu warga.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap kesiapsiagaan pemerintah desa maupun kecamatan dalam merespons bencana. Keterlambatan penanganan dinilai dapat memperparah kondisi warga serta meningkatkan risiko keselamatan, terutama akibat tiang listrik yang roboh dan material bangunan yang masih berserakan.

Tim JMI mendesak pemerintah Desa Talang Jawa, Kecamatan Simpang, hingga Pemerintah Kabupaten OKU Selatan untuk segera turun tangan melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa respons cepat, maka bukan hanya kerugian material yang bertambah, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Bencana ini menjadi ujian nyata bagi kehadiran negara di tengah masyarakat. Warga kini menunggu aksi nyata, bukan sekadar janji.

Post Comment